MUKENA DENGAN SISTEM ANTI LEMBAB UNTUK KEBUTUHAN DI LUAR RUMAH

NUR SYARIFAH |
41918010006
Hi, my name is Syifa. I am a final year student at Mercu Buana University. On this occasion I will show the results of my final project product design which I named "Mukena Dengan Sistem Anti Lembab Untuk Kebutuhan Di Luar Rumah". I hope you like it, enjoy !!!

PENDAHULUAN

INTEPRETASI JUDUL
Mukena yang akan dirancang sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan yang kerap terjadi saat penggunaan mukena di luar rumah, yang menyebabkan mukena menjadi lembab dan menimbulkan bau yang tidak sedap karena setelah selesai pemakaiannya mukena tersebut langsung dilipat dan dimasukkan ke dalam tas tanpa dikeringkan terlebih dahulu. Selain itu mukena yang akan dirancang ini dimaksudkan untuk dapat meminimalisir penggunaan bahan-bahan tekstil berbahaya yang dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan serta kesehatan masyarakat.
MASALAH DESAIN
1. Bagaimana desain mukena yang mudah untuk dibawa berpergian? 2. Bagaimana desain mukena yang nyaman suhunya saat digunakan? 3. Bagaimana sistem anti lembab yang dapat diaplikasikan pada desain mukena sesuai dengan kaidah islam?
TUJUAN DESAIN
Terciptanya mukena dengan sistem adjustable untuk menghindari terjadinya mukena lembab, karena mukena lembab dapat memicu tumbuhnya jamur dan timbulnya bintik-bintik hitam pada mukena dibagian kepala terutama di dahi, serta bau tidak sedap. Mukena dengan sistem anti lembab nantinya dapat memberikan kenyamanan pada pengguna agar tetap khusyu’ saat menjalankan ibadah shalat dan tentunya yang ramah terhadap lingkungan guna memimalisir penggunaan bahan-bahan berbahaya bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan. Dan terciptanya sebuah mukena yang memiliki kecendrungan melepas hawa panas sehingga tidak terperangkap dan menyebabkan badan berkeringat serta efektif dalam mencegah pertumbuhan bakteri.
MANFAAT DESAIN
(1) Sebagai bentuk pencegahan tumbuhnya jamur dan timbulnya bintik-bintik hitam pada mukena dibagian kepala terutama di dahi, serta bau tidak sedap yang timbulkan dari mukena yang lembab pada saat digunakan di luar rumah. (2) Produk yang dirancang berguna untuk memberikan kenyamanan saat melakukan ibadah shalat di luar rumah untuk para muslimah tanpa khawatir mukena menjadi lembab. (3) Dengan adanya produk mukena dengan sistem lembab ini, para muslimah yang hendak melakukan ibadah sholat di luar rumah tidak perlu khawatir ketika menggunakan mukena yang dibawa dan digunakan secara terus menerus selama seharian penuh.

DATA & ANALISIS

DESAIN FINAL

GALERI KARYA

VIEW

NUR SYARIFAH

41918010006

12 Comments

  1. wah ide yang sudah sangat bagus namun untuk bahannya menggunakan bahan apa ya?

  2. ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظ

  3. Hallo Bu Nuke🙏🏻
    Terimakasih telah mengunjungi galeri pameran saya😊

    1. Sebelumnya terimakasih banyak bu Nuke, atas pertanyaannya. Mengenai jenis jahitan yang saya pakai pada rancangan mukena ini terutama pada bagian kepala dapat mempengaruhi kelembapan atau tidak, maka untuk menjawab persoalan tersebut saya sudah melalui tahap uji coba produk yang hasilnya sudah terbukti bahwa dengan jenis dan cara jahitan yang dipakai tersebut dapat meminimalisir timbulnya kelembapan pada area mukena terutama pada bagian kepala, namun hal tersebut diperkuat dan didukung jika menggunakan material kain yang memiliki karakteristik kain yang adem atau dapat melepas hawa panas ketika digunakan.

    2. Mukena yang saya rancang ini memang sengaja menghindari penggunaan karet di bagian dalam mukenanya terutama pada area lingkar dahi, karena penggunaan karet yang nantinya akan membuat mukena melekat erat dengan dahi pengguna sehingga akan memungkinkan timbulnya kelembapan pada area tersebut yang disebabkan oleh keringat pengguna maupun air wudhu. Maka mukena ini saya rancang tidak menggunakan karet di bagian dalam dari lingkaran kening tersebut, namun kekurangan dari mukena ini yaitu ukuran dari lingkar muka mukenanya agak sedikit kebesaran sehingga memungkinkan terlihatnya aurat rambut secara tidak sengaja jika dipakai oleh pengguna yang tidak berhijab dan terlebih yang memiliki ukuran lingkar muka yang cenderung kecil. Kebetulan dalam presentasi gambar yang saya sajikan, saya menggunakan model yang memiliki ukuran lingkar muka yang cenderung kecil. Akan tetapi, jika mukena tersebut digunakan oleh pengguna yang memiliki ukuran lingkar muka sedang hingga besar dan tidak berhijab maka kemungkinan untuk terlihat aurat rambutnya saat penggunaannya itu tidak akan terjadi.

  4. Hallo Pak Hady🙏🏻
    Terimakasih sudah berkunjung pada galeri pameran saya😊

    1. Sebelumnya terimakasih banyak pak Hady, atas pertanyaannya. Mengenai sistem lembab yang saya aplikasikan pada rancangan mukena saya yaitu dari segi pola dan sistem jahitannya, pola jahitan pada rancangan mukena ini bisa dikatakan anti lembab karena saya hanya menggunakan 1 lapis kain pada setiap pola perancangan mukena ini, gunanya untuk meminimalisir timbulnya lembab yang bisa disebabkan oleh keringat pengguna maupun air wudhu. Contohnya pada area kepala mujena yang rentan memicu timbulnya lembab tersebut, terutama pada bagian dahi hingga dagu pada mukena ini saya rancang dengan menggunakan jarak atau tambahan area untuk jahit yang tidak berlebihan, tujuannya agar pada saat pola disatukan dengan cara dijahit atau disambungkan antara pola yang satu dengan yang lainnya maka kain tidak menumpuk atau berlapis-lapis yang nantinya akan menimbulkan lembab pada area sambungan jahitan tersebut. Dan untuk sistem jahitan guna mencegah kelembapan pada mukena ini maka di area tepian kainnya saya rancang cukup dengan menggunakan sistem jahit tepi pada ujung kain dari atasan maupun bawahan mukena tersebut.

    2. Okay baik pak sudah saya siapkan video untuk cara penggunaan mukena tersebut mulai dari membuka, memakai hingga pelipatannya sampai dimasukkan kembali mukena tersebut pada tas mukena. Terimakasih atas sarannya Pak Hady🙏🏻

  5. Hallo Pak Ardo🙏🏻
    Terimakasih sudah mengunjungi galeri pameran saya😊

    Sebelumnya saya mohon maaf jika gambar presentasi yang saya sajikan kurang jelas, berikut akan saya jelaskan mengenai cara kerja pola jahitan pada rancangan mukena ini sehingga dapat dikatakan sebagai bentuk dari anti lembab. Cara kerja pola jahitan pada rancangan mukena ini bisa dikatakan anti lembab karena saya hanya menggunakan 1 lapis kain pada setiap pola perancangan mukena ini, gunanya untuk meminimalisir timbulnya lembab yang bisa disebabkan oleh keringat pengguna maupun air wudhu. Dan untuk cara kerja jahitan pada rancangan ini saya menggunakan jarak atau tambahan area untuk jahit yang tidak berlebihan, tujuannya agar pada saat pola disatukan dengan cara dijahit atau disambungkan antara pola yang satu dengan yang lainnya maka kain tidak menumpuk atau berlapis-lapis yang nantinya akan menimbulkan lembab pada area sambungan jahitan tersebut.

  6. selamat Malam

    1. untuk jenis jahitan yang kamu pakai dalam mukena terutama bagian kepala yg dpat mempengaruhi kelembapan tersebut, apakah sudah melalui uji coba ???

    2. ketika mukena digunakan oleh orang yang tidak berhijab, saya lihat dalam gambar kurang menutupi rambut karna ada lipatan ke atas, shingga harus menggunakan dalaman, karena fungsinya karet dalam lingkaran kening agar ketika menggunakan mukena rambut tidak terlihat ???

  7. Hallo Bu Indah🙏🏻
    Terimakasih atas kunjungannya pada pameran saya😊

    Sistem lembab yang saya aplikasikan pada rancangan mukena saya yaitu dari segi pola dan sistem jahitannya bu, pada perancangan mukena ini saya meminimalisir tambahan pelapis pola dibagian-bagian yang dapat memicu timbulnya kelembapan pada area mukena, seperti pada area kepala mulai dari dahi hingga dagu pada mukena ini saya rancang dengan ukuran/jarak jahit yang tidak berlebihan sehingga pada saat pola dijahit dan disatukan pola tersebut tidak berlapis-lapis atau tertumpuk tebal yang diakibatkan oleh ukuran/jarak jahit yang terlalu besar. Dari sistem jahitan yang dimaksud untuk mencegah kelembapan ini yaitu pada rancangan mukena ini pada area tepian kainnya saya rancang cukup dengan menggunakan sistem jahit tepi pada ujung kain dari atasan maupun bawahan mukena tersebut. Pada rancangan mukena ini saya benar-benar hanya menggunakan 1 lapis kain sehingga tidak ada pelapis tambahan pada area dalam mukena tersebut, tujuannya yaitu untuk meminimalisir penumpukan lapisan saat dijahit pada mukena yang nantinya akan memicu timbulnya lembab pada bagian-bagian mukena seperti pada area dahi dan dagu mukena.

  8. Hallo Pak Mesah🙏🏻
    Terimakasih sudah berkunjung pada pameran saya😊

    1. Karakteristik bentuk originalitas dari rancangan mukena saya yaitu saya merancang mukena ini dalam perpaduan bentuk antara bentuk mukena terusan dengan mukena potongan yang mana pada bagian atasan dari mukena ini dirancang dalam bentuk berlengan tujuannya untuk menghindari terlihatnya aurat secara tidak sengaja ketika melakukan gerakan takbiratull ihram saat sholat.

    2. Untuk estetika warna pada rancangan mukena ini saya hanya menerapkan 1 warna saja yaitu warna olive green atau bisa disebut dengan warna zaitun, mungkin untuk kedepannya dapat dikembangkan dengan warna-warna lainnya namun tetap dalam 1 tema yaitu menggunakan warna-warna earth tone. Tujuan saya menggunakan tema warna earth tone ini karena dari beberapa pendapat dan sumber agama menjelaskan bahwa pemilihan warna untuk merancang sebuah produk mukena baiknya hindari memilih warna yang mencolok, karena hal tersebut tidaklah baik untuk dikenakan saat menunaikan ibadah sholat sebab dapat mengganggu kekhusyuan orang lain yang melihatnya terlebih saat digunakan dalam keadaan sholat berjamaah. Maka dari itu pada rancangan mukena ini saya memilih menggunakan tema warna earth tone yang memiliki kesan netral, natural, hangat, dan elegan sehingga sesuai dengan konsep rancangan mukena ini yang mengusung konsep ramah lingkungan pada aspek estetikanya.

  9. Selamat siang,
    1. Pertanyaannya sama dengan pertanyaan bu Indah
    2. Siapkan video cara membuka, cara memakai, cara melipat/merapikan dan cara memasukkan kembali dalam kemasannya.

    Terima kasih

  10. Selamat berpameran nur syarifah, bagaimana cara kerja pola jahitan tersebut sehingga menjadi anti lembab? karena pada gambar presentasi kurang jelas

  11. Selamat Siang, bolehkan tolong dijelaskan sistem anti lembab yang anda aplikasikan pada Mukena rancangan anda ?

  12. 1. Adakah karakteristik bentuk originalitas dari perancangan mukena itu sendiri
    2. Adakah estetika warna lain pada mukena tersebut?

Submit a Comment

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!